KISAH PEMUDA MAHASISWA

DERAS ANGIN DI SENJA BUKIT GANDU

Matahari terpejam di kerumuni awan hitam menggunung, hawa yang dingin membuat Andi menggigil. Andi berselimut dengan penuh kehangatan, raut wajahnya mulai mengkerut di tempa dinginnya udara sore. Andi mulai malas, buku-buku di bupet ia lihat dengan malas, seakan tak kuasa, ia melupakan sesuatu, sekarang sudah jam 4 sore.

Bergegas ia terbangun, tergesa-gesa menuju kamar mandi, diambilnya wudlu air terasa dingin tapi ia kuatkan untuk mengucuri bagian rukun wudlu. shalat empat rakaat ia laksanakan. Setelah melaksanakan shalat ia pergi menuju bupet tempat ia biasa menaruh buku-buku keperluan kuliah. Diambilnya buku Perbandingan Agama pena hitam dan merah untuknya menulis, ia memang Andi adalah mahasiswa semester 2. Ia masuk kuliah dua jam dalam sehari tapi ia masuk sore.

Halte, Andi menuju halte dimana ia menuggu bus jemputan yang setia setiap sore mengantarkannya menuju kampus tercinta. Pak Husna mulai memencet bel, sebagai sopir yang baik, setiap sore Pak Husna selalu shalat berjamaah di masjid bersama anak2 dusun 2 di bukit Gandu. Setelah shalat barulah ia menghidupkan mesin mobil bus berwarna biru muda bertuliskan Universitas Internasional Kuahitan (UIK). 

Dengan penuh kepercayaan diri Andi melangkah menuju bus, di bukanya pintu, "Assalamualaikum wr wb, pak Husna apakabar" sapanya pak Husna. ia lihat di sekeliling bangku-bangku masih kosong tak bertuan, mungkin kerana derasnya hujan yang turun, pikirnya. Pak Husna pergi mulai menginjak pedal gas dan mobilpun meniggalkan Bukit Gandu menuju Sendang.

Hari sabtu ini Andi masuk kelas internasional, seperti biasa dia di ajar oleh Pak Suranto Adi Sujipto beliau adalah profesor di bidang Perbandingan Agama. Pelajaran dimulai. Materi pertama yang di sampaikan oleh Prof. Sujipto adalah agama2 di dunia. Tidak heran bahwa di dunia ini banyak terdapat agama-agama, tidak juga aneh bila manusia saat ini memiliki agama yang beragam dan bermacam2.

bersambung...





Comments