Bagian Kunci Kehidupan
Jawaban
dari segalanya ^^^^
Apakah
di katakan beriman seseorang apabila dia mementingkan uanga dari pada Ibadahnya
? Apakah di katakan beriman seseorang apa bila ia mempunyai masalah lalu mengadu
pada status facebooknya ? susah memang
mengartikan itu semuanya, tapi harus di
mengerti …!
Kesadaran
yang terketuk dari hati yang tersiram *
المقدمة …..:
Ibarat
sumber Air dari mata air ! maka sumber sebuah amarah adalah masalah Hati (
القلب ) itulah
sumbernya ! maka hati adalah tumpuhan makhluk hidup dalam merasakan apa yang ia
alami dalam kehidupannya ! apa bila hati itu rusak maka rusaklah semua
perbuatannya, tapi apabila hati itu sholeh maka akan jelas semua pekerjaannya. Karena,
keikhlasan pun bersumber dari HAti. Ketika amarah tiba itu tanda sebuah gejolak
yang dirasakan Hati. Dan ketika Kesyukuran itu terucap itupun dari hati, Bahkan
keikhlasanpun bersumber dari nya . Tapi, berhati-hatilah dengan hati, karena
hati bisa menjadi duri dan duri akan menusukmu bagai jarum yang menancap ke
lubang kain strimin.
Amarah
yang ada bagaikan sapi yang masih kokoh tertali, Apabila engkau tidak cerdas
mengendalikannya, maka engkaulah yang akan di kendalikan.tapi, pertanyannya
apakah alat ukur sebuah keteguhan hati yang tabah menerima pahit, pedih,
suramnya arus kehidupan ? Jawabannya ada di hatimu , Dan busur pengukurnya adalah shalatmu.
Mari bertanya kepada diri bagaimana, seperti
apakah shalat ku? apabila perbuatan keji dan munkar itu jauh dari perbuatan
amal ibadahpun sudah menjadi kebiasaan dan ALLAhpun satu-satunya tempat
curhatan, maka kualitas shalatmu tidak usah di pertanyakan. But, apakah cukup dengan busur yang anda
rentangkan untuk mengetahui sumber nya ? No…..,No….,No…, tapi carilah mistar untuk mengetahuinya
lebih dalam lagi yaitu dengan s a b a r !
الصَبْرُ
كَالصَبِرِ مُرٌّ فيِ مَذَاقَتِهِ # لكِنْ
عَوَاقِبَهُ أَحْلىَ مِنَ العَسَلِ
كُنْ
حَلِيْمًا إِذَا بُلِيْتَ
بِغَيْظٍ
# وَصَبُوْرًا إِذَا أَتَتْكَ مُصِيْبَةٌ
Memang
sabar bagaikan buah yang pahit tapi betapa manisnya bauhnya di kemuadian hari.
Mudahlah
menerima sebuah masalah yang menimpamu, dan sabarlah engkau ketika mendapatkan
masalah. Mari terus mencoba, memeang tak
ada yang luput dari kesalahan, tapi apabila hendak menghadapi sesuatu maka
janganlah mengambil keputusan yang diluar dari tuntunan. Semua sudah ada jalan dan
solusi berada di sekitar jalan. Jangan gunagkan waktu untuk mengurangi ketaqwaan
yang menjerumuskan dari kepada keterpurukan. Memang hati membutuhkan keteguhan
dan sebuah pembiasaan yang harus terus di tingkatkan. Sabar shalat adalah
senjata untuk membendung dari Hawa Nafsu
dan amarah, waspadalah sebelum anda kendalikan. Manusia memang tercipta dengan
Nafsu tapi ALLAH menciptakan sabar sebagai solusinya dan shalat sebagai alat
peneguhnya. YA Robbi …
Jadikanlah kami termasuk golongan orang yang sabar….. AMIIIIIIN ‘’
(USIKUM
WA IYAYA BIHI)
Comments
Post a Comment